George Russell memasuki musim Formula 1 2026 dengan status favorit juara. Pembalap Mercedes berusia 28 tahun ini menunjukkan performa impresif saat sesi Shakedown F1 di Barcelona, membuat banyak pihak menyoroti potensinya merebut gelar.

Musim ini menandai era baru dengan seperangkat peraturan baru, sehingga mobil-mobil seluruh tim sepenuhnya berbeda dibanding sebelumnya. Russell melihat peluang besar bagi Mercedes untuk kembali mendominasi seperti perubahan mesin terakhir pada 2014, yang membawa tim memenangkan delapan gelar berturut-turut. Ia juga menilai bahwa unit tenaga Mercedes kemungkinan akan menjadi yang terbaik, meski para pesaing lain telah menunjukkan perkembangan signifikan.
Meski berada di posisi favorit, Russell tetap realistis. Ia mengakui persaingan musim ini akan sengit, terutama melawan Max Verstappen yang kini berstatus juara dunia empat kali. Selain itu, Lando Norris dan McLaren yang mendominasi 2025 juga diprediksi ikut bersaing, sehingga tidak ada kemenangan yang datang dengan mudah.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Fokus pada Duel dengan Verstappen
Russell secara terbuka menegaskan ambisinya menghadapi Verstappen secara langsung di lintasan. Ia menilai Red Bull selalu memiliki mobil yang luar biasa, dan masalah mereka lebih pada mesin baru yang kini debut. Meski demikian, Verstappen tetap menjadi ancaman utama dalam perebutan gelar.
“Kita ingin menang dengan adil di lintasan, bukan hanya karena keunggulan teknis. Max jelas akan terlibat dalam persaingan, dan itu bagus untuk olahraga ini,” ujar Russell. Ia menambahkan bahwa tekanan dari rivalitas masa lalu tidak akan mengganggu fokusnya, justru memotivasi untuk tampil lebih baik.
Selain Verstappen, Russell tetap waspada terhadap pembalap lain. Ia mengantisipasi persaingan ketat antara empat tim teratas musim lalu, termasuk Ferrari dan McLaren, yang memiliki potensi merusak dominasi Mercedes. Hal ini menunjukkan fokus Russell tidak hanya pada satu rival, tetapi pada skala persaingan yang lebih luas.
Baca Juga: Oleksandr Usyk Didorong Duel Crossover Lawan Rico Verhoeven
Persaingan Lebih Banyak Tim

Russell menilai F1 2026 akan menghadirkan persaingan ketat antara setidaknya empat tim teratas. Mercedes, Red Bull, McLaren, dan Ferrari diperkirakan saling menempel di papan klasemen. Ia menilai skenario ini ideal bagi olahraga dan para penggemar karena menghadirkan pertarungan yang lebih seru di lintasan.
Selain empat tim utama, Russell juga menyoroti Aston Martin sebagai tim yang patut diperhitungkan. Kini menjadi tim pabrikan Honda dan dipimpin oleh Adrian Newey, Aston Martin memiliki Fernando Alonso yang berpengalaman dan mobil yang terlihat kompetitif. Russell mengingat persaingan ketat era 2010 antara McLaren, Red Bull, dan Fernando Alonso sebagai contoh yang diharapkan musim ini.
Dengan adanya beberapa tim kuat, Russell optimis bahwa persaingan gelar tidak akan didominasi satu tim saja. Hal ini menambah keseruan dan ketidakpastian yang menjadi inti dari Formula 1, sekaligus memberikan kesempatan bagi pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Strategi dan Tantangan Musim Ini
Musim 2026 menandai era baru dalam F1, sehingga setiap tim harus menyesuaikan strategi. Mercedes berharap memaksimalkan kekuatan mobil baru mereka dan unit tenaga yang kuat, sementara rival lain berusaha mengejar ketertinggalan dengan mesin dan desain baru.
Russell menekankan bahwa kunci kemenangan bukan hanya soal kecepatan mobil, tetapi juga konsistensi dan kemampuan menghadapi tekanan. Ia ingin setiap kemenangan diperoleh secara adil, terutama dalam duel langsung dengan Verstappen.
Dengan banyak tim yang kompetitif, Russell memprediksi musim ini akan menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir. Pertarungan antara pembalap muda berbakat dan veteran berpengalaman dipastikan memberikan tontonan seru bagi penggemar Formula 1 di seluruh dunia. Nantikan terus kabar terbaru seputar olahraga menarik lainnya hanya di sports-illustration.com.
