Senne Lammens Nikmati Intensitas Fisik di Liga Premier

Bagikan

Kiper Manchester United, Senne Lammens, mengungkapkan bahwa ia menikmati intensitas fisik yang ia hadapi di Liga Premier, terutama dalam situasi bola mati. Menurutnya, pertarungan di area penalti kadang terasa seperti “perang” karena padatnya pemain dan agresivitas lawan. Lammens mengatakan bahwa menghadapi bentrokan-bentrokan kecil justru memberikan sensasi tersendiri dan menjadi bagian dari kekuatan utamanya sebagai kiper.

Senne-Lammens-Nikmati-Intensitas-Fisik-di-Liga-Premier

Setelah kemenangan 1-0 United atas Everton, Lammens mendapat pujian dari pelatih Michael Carrick atas kemampuan menghadapi sejumlah tendangan sudut berbahaya. Ia menilai bahwa konfrontasi di kotak penalti 16 meter adalah hal yang menantang dan menyenangkan karena memaksa dirinya keluar dari zona nyaman, sambil tetap fokus menjaga gawang dan mengantisipasi umpan silang.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Lammens menekankan bahwa pengalaman ini membuatnya merasa percaya diri. “Hal itu juga memberi saya perasaan yang baik bahwa saya melakukannya dengan benar,” kata pemain asal Belgia itu. Ia melihat sisi positif dari tekanan fisik di Liga Premier, karena setiap situasi menjadi peluang untuk membuktikan kualitasnya.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kontroversi dan Aturan Bola Mati

Fokus tinggi pada bola mati musim ini menambah tingkat kekacauan di kotak penalti, sehingga menimbulkan seruan agar Premier League memperketat aturan bergulat dan menahan antara pemain bertahan dan penyerang. Lammens mengakui perlunya batasan tertentu agar situasi tidak berlebihan, tetapi juga menekankan bahwa setiap tim menghadapi kondisi serupa.

Ia menambahkan, kadang timnya sendiri menggunakan strategi menahan atau menempel lawan untuk menyulitkan penjaga gawang lawan. “Kami juga terkadang melakukan hal itu, sehingga menyulitkan penjaga gawang. Kami juga telah mencetak banyak gol dari situ, jadi saya sepenuhnya mengerti mengapa kami melakukannya,” jelasnya.

Menurut Lammens, yang penting adalah menghadapi situasi tersebut dengan fokus dan disiplin. Ia menilai pengalaman ini justru membuatnya semakin matang sebagai penjaga gawang dan menekankan bahwa menghadapi tekanan fisik adalah bagian dari sepak bola modern.

Baca Juga: Gabriel Magalhaes Selamat dari Kartu Merah di Laga Arsenal

Perjalanan Karier di Manchester United

Perjalanan-Karier-di-Manchester-United

Senne Lammens baru berusia 23 tahun dan telah bermain 22 pertandingan sejak bergabung dari Royal Antwerp pada musim panas lalu. Ia cepat memantapkan diri sebagai kiper utama United, dan para penggemar bahkan menyebutnya sebagai “Schmeichel yang menyamar,” sebagai penghormatan kepada legenda klub, Peter Schmeichel.

Ia mengaku sangat puas dengan awal kariernya di Old Trafford, tetapi tetap menekankan pentingnya fokus pada masa kini. “Saya masih harus membuktikan diri setiap minggu. Terus maju, tidak merasa puas, senang karena semuanya berjalan dengan baik, tetapi ini bukanlah akhir,” ujarnya.

Lammens menunjukkan sikap profesional dengan menyeimbangkan rasa percaya diri dan keinginan untuk terus berkembang. Hal ini membuatnya menjadi sosok yang diandalkan United. Namun ini sekaligus memberi harapan bagi penggemar bahwa masa depan kiper asal Belgia ini akan cerah di Liga Premier.

Mentalitas dan Fokus di Lapangan

Kiper muda ini menekankan bahwa mentalitas adalah kunci menghadapi tekanan di Liga Premier. Ia melihat setiap pertandingan sebagai peluang untuk belajar dan menunjukkan kualitasnya, baik dalam menghadapi situasi bola mati maupun menjaga gawang dari serangan lawan.

Lammens juga mengakui bahwa keberhasilan seorang kiper tidak hanya bergantung pada refleks, tetapi juga kemampuan membaca permainan dan menghadapi duel fisik. Dengan fokus pada detail kecil dan disiplin tinggi, ia yakin bisa mempertahankan performa terbaiknya sepanjang musim.

Dengan kombinasi mental yang kuat, teknik, dan keberanian menghadapi agresivitas lawan. Senne Lammens membuktikan bahwa ia siap bersaing di level tertinggi dan menjadi aset penting bagi Manchester United di masa depan. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di sports-illustration.com.